SINERGITAS KAMPUS STIE YKP YOGYAKARTA BERSAMA KOPASUS DALAM GERAKAN VAKSINASI MASAL

banner 160x600
banner 468x60

Bantul – Sinergisitas KOPASSUS,Desa Sendangsari Pajangan Bantul, Akademisi & Mahasiswa STIE YKP Yogyakarya dan Pemuda Relawan Covid-19 Abhinaya Bhirawa menjadi Contoh Model Gerakan Vaksinasi Massal yang Efektif di Indonesia.

Reflektif yang mendalam ini diungkapkan oleh Akademisi STIE YKP Yogyakarta yang juga sering menjadi Pengamat Ekonomi dan Sosial di Koran Jakarta, Aditya Hera Nurmoko,S.IP.,MM. Dosen ekonomi yang juga sedang disertasi S3 di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dan kerap menjadi narasumber Literasi Digital Kementrian Kominfo RI menegaskan bahwa Gerakan Gotong Royong Vaksinasi covid-19 ini sudah dijalani beberapa putaran dan tempat di Yogyakarta seperti Universitas Janabadra,Desa Timbul Harjo dan lainnya dengan lancar dan kompak serta selalu tercapai dalam target.

Dalam kesempatan Vaksinasi Dosis kedua di desa Sendangsari, Pajangan, Bantul hari jumat tgl 15 Oktober 2021 Aditya menyampaikan vaksinasi dosis kedua dengan jumlah 2000 orang berjalan lancar dan tepat waktu.Antusiasme masyarakat sangat tinggi serta melebihi ekspektasi sebelumnya dimana masyarakat masih bimbang untuk mengikuti vaksinasi sebelum adanya vaksinasi dosis pertama.Masyarakat merasakan dengan adanya KOPASSUS yang dinilai mempunyai thrust yang tinggi oleh masyarakat, didukung keterlibatan akademisi, mahasiswa dan pemuda relawan covid-19 menjadi nilai plus sendiri bagi masyarakat desa Sendangsari,Pajangan,Bantul. Penilaiann masyarakat seperti ini juga terjadi di tempat lain yang menjadi tempat Vaksinasi Covid-19 oleh KOPASSUS, Desa/Kampus, LPPM & Mahasiswa STIE YKP Yogyakarta serta pemuda relawan covid-19 Abhinaya Bhirawa.

Model gerakan sinergisitas ini membuktikan bahwa dalam konteks kemanusiaan, kita bisa bersatu, gotong royong dalam harmoni ikut berkontribusi menyelesaikan pandemi covid-19 di Indonesia.(**)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "SINERGITAS KAMPUS STIE YKP YOGYAKARTA BERSAMA KOPASUS DALAM GERAKAN VAKSINASI MASAL"