JaWAra Internet Sehat, Semangat Berkolaborasi Untuk Indonesia Makin Cakap Digital

banner 160x600
banner 468x60

 

Ponorogo- Diselenggarakan secara virtual, peluncuran program “JaWAra Internet Sehat” pada Senin 16 Agustus 2021 lalu berlangsung penuh semangat. Peluncuran program JaWAra Internet Sehat yang diluncurkan sehari menjelang peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang k-76 dihadiri oleh kurang lebih 150 partisipan, dan 60 peserta JaWAra Internet Sehat terpilih. Bapak Samuel A. Pangerapan mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika turut hadir untuk memberikan sambutan sekaligus membuka acara peluncuran program JaWAra Internet Sehat. Peluncuran program JaWAra Internet Sehat sekaligus talkshow dengan mengusung tema: “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh: Makin Cakap Digital Bersama JaWAra Internet Sehat” menghadirkan narasumber Esther Samboh selaku Manajer Kebijakan Publik WhatsApp Indonesia, Yosi Mokalu selaku Ketua Umum GNLD Siberkreasi, Gustaff Griapon selaku Kadiskominfo Kab. Jayapura, Boni Pudjianto selaku Direktur Pemberdayaan Informatika Kemkominfo.

JaWAra Internet Sehat adalah sebuah program untuk mendorong anak muda dari berbagai daerah di Indonesia untuk dapat berperan serta dalam program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Relawan TIK Indonesia, Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD), Siberkreasi, Pemerintah Daerah dan komunitas lokal. Program JaWAra Internet Sehat melibatkan 60 anak muda Indonesia yang berasal dari 28 Provinsi dan 48 Kabupaten/Kota yang memiliki semangat dan kapabilitas dalam literasi digital untuk menginisiasi dan melaksanakan edukasi literasi digital di daerahnya masing-masing. Program JaWAra Internet Sehat dijadwalkan akan berjalan pada bulan Agustus 2021 sampai dengan bulan November 2021. Program ini adalah bagian dari kemitraan literasi digital antara WhatsApp dan ICT Watch. Kegiatan-kegiatan yang pernah diadakan sebelumnya melingkupi roadshow, kelas daring, serial video, serta Podcast Internet Sehat, serial siniar yang membahas berbagai aspek keamanan dan literasi digital.

Program JaWAra Internet Sehat digagas menyusul tingginya jumlah peredaran hoaks dan berbagai isu terkait literasi digital di tengah pandemi COVID-19 di Indonesia. Di masa pandemi ini, hoaks bisa berakibat fatal, contohnya banyak orang yang mempercayai berita bohong yang beredar di platform digital sehingga enggan untuk melakukan vaksinasi dan menjadi rentan terpapar ataupun mengalami sakit parah jika terinfeksi virus COVID-19. Pada saat yang sama, masih ada kesenjangan literasi digital yang mencolok antar-generasi dan provinsi. Umumnya, anak muda lebih paham tentang dunia digital dibanding orang tua. Program JaWAra Internet Sehat diharapkan dapat berperan penting dengan menginisiasi dan melibatkan para aktivis muda di seantero Indonesia.

Kementerian Komunikasi dan Informatika yakin bahwa kolaborasi JaWAra Internet Sehat melengkapi program literasi digital yang telah diusung pemerintah dan akan berperan penting dalam memerangi misinformasi di era pandemi yang dapat berakibat fatal.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan bahwa, “Perubahan budaya masyarakat Indonesia yang lebih mobile first, membawa pada semakin banyaknya aktivitas masyarakat terjadi di dunia digital. Dampak negatifnya adalah masyarakat menjadi rentan terhadap konten-konten negatif yang beredar. Untuk itu kita perlu meningkatkan literasi digital masyarakat. Oleh karena itu, kami sangat mendukung dan mengapresiasi program JaWAra Internet Sehat yang diinisiasi oleh WhatsApp dan ICT Watch ini. Harapan kami, program ini dapat berkelanjutan agar dapat membantu mewujudkan masyarakat digital Indonesia.

Informasi lebih lanjut tentang jadwal profil dan jadwal program JaWara Internet Sehat dapat diakses di tautan https://jawara.internetsehat.id/.

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "JaWAra Internet Sehat, Semangat Berkolaborasi Untuk Indonesia Makin Cakap Digital"